Akan ku tulis hal yang ku suka dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Posts tagged ‘divertikel’

DIVERTIKEL KOLON

Divertikel kolon merupakan suatu protusi mukosa keluar lumen melalui lapisan otot sirkular dinding kolon, membentuk suatu kantong yang terdiri hanya atas lapisan mukosa.  Jaaringan divertikel tanpa keluhan disebut diverticulosis colon.

Biasanya divertikel terjadi dekat arteri yang menembus lapisan otot sirkular.  Besarnya biasanya 0,5-1 cm, tetapi kadang-kadang mencapai diameter 2 cm atau lebih.  Biasanya devertikel terdpat di sigmoid dan jarang di rectum, akan tetapi dapat ditemukan di bagian lain kolon.

Makanan yang mengandung sedikit serat merupakan salah satu sebab divertikel kolon.  Bila banyak serat, tinja didalam usus menjadi lebih lunak dan tekanan intrakolon rendah.  Bila makanan mengandung sedikit serat, tinja akan menjadi lebih keras, tekanan didalam kolon akan menjadi lebih tinggi dan ini dapat menimbulkan divertikel.

Faktor lain ialah usia lanjut dimana dinding kolon menjadi lebih lemah dan lebih memungkinkan terjadinya divertikel.  Proses radang dapat terjadi bila tinja yang masuk divertikel manjadi keras dan tidak bisa keluar lagi karena leher divertikel yang sempit dan dinding divertikel tidak mengandung lapisan otot yang dpata membantu mengeluarkan tinja dari divertikel.

Radang yang timbul di leher divertikelmenyebabkan edema sehingga jalur ke lumen, kolon tertutup sma sekali.  Kemudian terjadi mikroperforasi mukosa divertikel sehingga terjadi infeksi pada jaringan perikolon.  Biasanya radangnya tidak menjalar ke tempat lain.  Kadang-kadang bisa terbentuk abses atau terjadi perforasi yang menimbulkan peritonitis.  Bila ini terjadi, akan dapat menimbulkan perlengketan-perlengketan atau fistel-fistel ke organ di sekitarnya.

Divertikel kolon tanpakomplikasi menimbulkan keluhan atau gejala.  Bila ada, keluhan dan gejalanya tidak khas.  Kadang-kadang menyerupai sindrom kolon iritatif.  Bila ada diverticulitis, pasien merasa sakit pada daerah tersebut.  Sering rasa sakit menjalar ke belakang, kadang-kadang merasa mulas yang disertai nauseadan muntah-muntah.  Dapat juga terjadi diare yang disertai lender atau darah.  Biasanya ada panas, pada palpasi terdapat suatu benjolan yang nyeri tekan.  Kadang-kadang radang tersebut merangsang peritoneum sehingga abdomen agak tegang pada palpasi.  Bila ada diverticulitis, dapat terjadi suatu abses perikolik dan kadang juga sepsis.  Pada abses dansepsis panasnya tinggi atau ada leukositosis.

Awan Tag