Akan ku tulis hal yang ku suka dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

KEHADIRAN teknologi sering sulit ditolak. Begitu pula televisi. Televisi layar datar sudah menggantikan televisi layar cembung. ”Karena kehadiran teknologi tidak bisa ditolak, orang tua perlu melindungi anak dengan menyampaikan tata cara menonton televisi yang benar,” kata dr Hendrian D. Soebagjo SpM.

Dokter spesialis mata RSUD dr Soetomo itu mengatakan, ada rumus untuk mengatur jarak mata dengan layar televisi. Untuk televisi berukuran 21 inci, jarak terdekat menonton adalah 2,5 meter. Sementara untuk televisi 30 inci, jarak pandang terdekatnya adalah 3-4 meter. ”Intinya, makin banyak incinya, jarak pandang terdekatnya tambah jauh,” jelasnya.

Dengan menonton televisi sesuai jarak pandang tersebut, mata menjadi rileks. Sebaliknya, bila menonton dari jarak lebih dekat, otot mata bekerja keras. ”Lama-kelamaan, mata bisa jadi cembung,” lanjut Hendrian.

Bila lensa mata ”dipaksa” cembung terus, penglihatan anak di masa depan bisa terpengaruh. ”Anak berpotensi menggunakan kacamata minus saat beranjak dewasa,” imbuh dokter alumnus FK Unair tersebut.

Selain menjaga jarak baca dekat, lanjut dia, mata harus sering berkedip saat melihat suatu objek. Dengan begitu, tak terjadi dry eye (mata kering). Dengan sering berkedip, kelenjar yang berada di kelopak mata akan memproduksi air mata untuk melindungi mata agar tak rusak.

”Orang tua perlu terus mengingatkan anak untuk berkedip. Sebab, bila sudah serius main laptop atau game di handphone, anak sering lupa berkedip,” kata Hendrian.

Kalau memang perlu, pelumas mata bisa dimanfaatkan. Namun, Hendrian menyarankan untuk membeli pelumas mata yang tak menggunakan bahan pengawet. ”Jadi, masa penggunaannya hanya 24 jam. Itu lebih menyehatkan untuk anak,” tuturnya.

Yang juga perlu diperhatikan orang tua, ingatkan anak untuk tak mematikan atau meredupkan lampu bila menyalakan televisi atau laptop. Jangan seperti menonton film di bioskop.

Hendrian menjelaskan, bila cahaya yang keluar dari laptop lebih terang daripada sekitarnya (cahaya ruang), mata akan silau. ”Cahaya ruang minimal sama dengan yang keluar dari monitor atau TV,” ingatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: