Akan ku tulis hal yang ku suka dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Perkembangan kognitif mengacu kepada perkembangan proses berpikir, yang meliputi pemecahan masalah, mengingat dan pengambilan keputusan, yang terjadi pada anak saat ia berjalan melalui pembangunan fisik menjadi seorang remaja dan akhirnya dewasa.

Sebelumnya diyakini bahwa bayi tidak memiliki kemampuan untuk berpikir, membentuk ide-ide yang kompleks dan tidak memiliki kognisi sampai mereka belajar bahasa. Namun, hal ini telah terbukti keliru sebagai penelitian telah menunjukkan bahwa bayi sadar lingkungan dan mereka selalu tertarik untuk mengeksplorasi lingkungan di sekitar mereka. Dari waktu bayi lahir, ia mulai belajar secara aktif. Ia mengumpulkan dan memproses semua informasi di sekelilingnya dan ini, pada gilirannya, membantu bayi mengembangkan persepsi dan keterampilan berpikir.

Perkembangan kognitif, oleh karena itu, mengacu pada cara bagaimana seseorang berpikir, memahami dan merasakan dunia di sekelilingnya, dan ini terjadi sebagian melalui pembelajaran dan sebagian disebabkan oleh genetika. Bidang perkembangan kognitif diperkirakan pemrosesan, memori, perkembangan bahasa, penalaran dan kecerdasan.

Bila ada keterlambatan perkembangan kognitif itu mengakibatkan kehilangan atau kurangnya perkembangan kemampuan kognitif. Ketika seorang anak memiliki ketidakmampuan belajar, ia akan mempengaruhi kemampuan untuk memahami apa yang ia lihat dan mendengar dan akibatnya anak tidak mampu untuk menghubungkan informasi dari berbagai bagian otak.

Keterlambatan perkembangan kognitif memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara seperti kesulitan dalam berbicara dan menulis bahasa, koordinasi, perhatian atau pengendalian diri. Jika kesulitan ini dibawa ke sekolah, hal itu dapat mempengaruhi kemampuan anak untuk membaca, menulis dan melakukan matematika. Selain itu, anak-anak dengan keterlambatan perkembangan kognitif juga mungkin telah mendengar dan / atau masalah emosional.

Jika pada usia tiga tahun, seorang anak tidak dapat memahami petunjuk sederhana, maka yang terbaik adalah berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Anak mungkin akan mengalami keterlambatan perkembangan kognitif. Alasan lain untuk mencurigai keterlambatan perkembangan kognitif adalah ketika seorang anak setelah usia tiga tahun tidak menunjukkan perkembangan yang sama seperti anak-anak lain seusianya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: