Akan ku tulis hal yang ku suka dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

METODE ISS

Panduan pelaksanaan ISS (Interactive Skill Station)
Interactive Skill Station (ISS) merupakan suatu metode belajar yang menekankan pada ketrampilan aplikasi, analisa, sintesa, dan evaluasi. Proses belajar dikemas menjadi beberapa sub paket menurut pokok bahasan sesuai dengan GBPP yang diaplikasi, dianalisa, disintesa oleh dan dari mahasiswa. Dosen bertindak sebagai fasilitator.
Teknis pelaksanaan ISS :
1. Mahasiswa dibagi menjadi kelompok kecil, sedapat mungkin dengan proporsi yang sama sehingga memudahkan dalam pelaksanaan diskusi sesi S1.
2. Bila jumlah mahasiswa terlalu banyak dan materi terbatasmaka beberapa kelompok dapat mendiskusikan hal yang sama, namun diharapkan dari referensi yang berbeda.
3. Semua materi kelompok menganalisa materi diskusi yang telah ditentukan.
4. Semua anggota kelompok mencari referensi sesuai dengan materi yang diberikan (referensi up to date dan tiap anggota kelompok memiliki referensi yang berbeda dengan anggota lain). Referensi terdiri dari text book, jurnal, dan materi dari internet.
5. Kelompok harus mencari jurnal tandingan dari dosen berkaitan dengan materi. Jurnal tandingan harus berbeda.
6. Kelompok harus mencari jurnal tandingan dari materi kelompok yang lainnya. Jurnal tandingan harus berbeda.
7. Setiap anggota kelompok harus benar-benar menguasai materi sehingga bisa memberikan transfer of knowledge kepada kelompok lain.
8. Kelompok wajib melakukan bimbingan dengan dosen fasilitator minimal 2 kali sebelum pelaksanaan diskusi kecil sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
9. Pada waktu yang telah ditentukan pada sesi 1, masing-masing anggota kelompok mempresentasikan materi yang telah didiskusikan di dalam kelompok kepada kelompok lainnya yang berbeda topic / materi dalam bentuk diskusi kelompok kecil. Setiap anggota kelompok akan berpencar ke kelompok yang lain untuk mempresentasikan hasil diskusi. Sebelumnya kelompok harus menentukan anggota kelompok yang akan mempresentasikan hasil kepada kelompok lain.
10. Setiap utusan kelompok akan mempresentasikan hasil diskusi selama 30 menit dan dilanjutkan dengan tanya jawab dalam kelompok. Selama diskusi utusan kelompok mencatat hal-hal yang perlu diklarifikasi. Kelompok audience harus memiliki jurnal tandingan sesuai dengan materi yang disampaikan oleh kelompok presentan.
11. Pada sesi 2 setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dalam bentuk pleno untuk mengklarifikasi hal-hal yang belum dipahami dalam diskusi kecil dan diklarifikasi bersama dengan fasilitator.
12. Dosen bertindak sebagai fasilitator dalam proses pelaksanaan.
13. Hasil diskusi dikumpulkan pada hari yang telah disepakati setelah direvisi sesuai dengan hasil diskusi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: