Akan ku tulis hal yang ku suka dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.


PERDANA: Presiden SBY didampingi Wapres Boediono memimpin rapat perdana Kabinet Indonesia Bersatu II di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (23/10/2009).Foto: DUDI ANUNG/RUMGAPRES

Laporan SOFYAN HENDRA, Jakarta
Sidang paripurna pertama kemarin diwarnai “insiden kecil” yang dilakukan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Kedua. Bagaimana tingkah polah mereka?

Mendagri Gamawan Fauzi duduk tekun sambil membaca koran. Di lantai tiga ruang utama Gedung Sekretariat Negara itu, dia tak bergabung dengan sejumlah menteri lain yang tengah berbincang.

Begitu pula Menteri Pendayagunaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar. Dia lebih memilih duduk sambil membolak-balik tumpukan berkas di depannya.

Para menteri baru tampak canggung mengawali sidang kabinet paripurna pertama. Saat menunggu rapat dimulai, sejumlah menteri asal Parpol tampak bergerombol dengan sesama partainya. Menteri lama seperti Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan M Nuh lebih santai dengan berbincang sembari menunggu rapat dimulai.

Banyak pula menteri baru yang salah kostum. Seharusnya kemarin mereka memakai pakaian dinas harian (PDH). Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring serta Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa malah memakai jas. Dua menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini dan Menakertrans Muhaimin Iskandar, mengenakan batik.

Kepala Unit Kerja Presiden Kuntoro Mangkusubroto lebih santai. Dia memakai kemeja putih tanpa dasi. Wapres Boediono, yang fotonya sebagai Wapres belum terpampang di ruangan itu, hanya mengenakan kemeja favoritnya, lengan pendek putih.

Insiden kecil terjadi sekitar dua menit sebelum rapat dimulai. Tiba-tiba, Wakil Sekretaris Kabinet Lambock V Nahattands menghampiri Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan yang duduk di meja sisi kanan paling ujung. Lambock mengajak Gita keluar ruangan. Sejurus kemudian, seorang staf Setneg mengambil kursi Gita. Papan nama bertulisan kepala BKPM dan minuman di meja juga turut diangkat. Hingga kini, Gita memang belum dilantik. Keppres pengangkatan dirinya belum keluar, meski turut diumumkan bersama para menteri KIB II.

Tepat pukul 09.00WIB, pembawa acara meminta semua peserta rapat berdiri. Ternyata, yang masuk ruangan adalah Mensesneg Sudi Silalahi. “Untuk menghormati Pak Sudi,” celetuk seorang menteri yang disambut tawa para peserta rapat.

Sudi lantas menghidupkan pengeras suara dan menjawab celetukan itu, namun terhenti. Untuk kali kedua, pembawa acara meminta hadirin berdiri karena Presiden dan Wapres sudah masuk ruangan.

Presiden SBY lantas membuka rapat dengan mengajak berdoa bersama. Setelah itu, dia mengucapkan selamat kepada Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang kemarin berulang tahun. “Semoga Ibu dan keluarga dilindungi Yang Maha Kuasa,” ujar SBY.

Saat presiden mengucapkan itu, Juru Bicara Sementara Kepresidenan Dino Patti Djalal mengendap-endap masuk ruangan. Dia terlambat tiba.

SBY, seperti biasa, membuka rapat dengan penjelasan panjang lebar. Dia bahkan sampai harus menceritakan jenis-jenis serta metode rapat yang dipimpinnya. “Nanti ada sejumlah rules yang kami sampaikan agar semua memahami manajemen pemerintahan. Termasuk, manajemen sidang, manajemen perapatan. Kami ingin tertib,” tegas SBY yang kemarin mengenakan baju safari cokelat.

Setelah masuk ke inti rapat, SBY meminta staf Setneg menyalakan proyektor. “Kadang-kadang saya memakai PowerPoint. Tapi, lebih banyak tidak,” ungkapnya.

Presiden lalu meminta para juru kamera televisi yang menghalangi pandangannya ke layar agak minggir. Tiba-tiba, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng berdiri. Dia meminta agar wartawan mengatur posisi. “Geser ke kanan Bos, ke sini dikit,” ujarnya. Tampaknya, Andi lupa bahwa hari itu dirinya sudah bukan juru bicara kepresidenan.

Rapat kabinet paripurna kemarin berlangsung cukup lama. Sesi pertama yang terbuka bagi wartawan berlangsung lebih dari satu setengah jam. SBY berbicara dengan sangat bertele-tele.

Bagian pertama, dia memberi pengarahan tentang dinamika politik setelah kabinet baru diumumkan. Kedua, dia menjelaskan tag line (moto) KIB II yang tak satu pun terdapat kata berbahasa Indonesia.

Ada tiga tag line KIB II. Pertama, change and continuity. Kedua, debottlenecking, acceleration, and enhancement. Ketiga, unity, together we can. Slogan ketiga itu sebenarnya sama dengan moto kampanyenya yang termasyhur saat bersama Jusuf Kalla, “Bersama Kita Bisa”.

Dalam pengantar rapat bagian ketiga, SBY memaparkan hal yang pernah dia sampaikan dalam rapat kabinet pertama lima tahun lalu. Yang dia sampaikan dalam KIB pertama itu disampaikan lagi kepada kabinet barunya. Bagian keempat, SBY memaparkan garis besar agenda dan prioritas 2009-2014. Selanjutnya, bagian kelima, dia menjelaskan kegiatan penting dalam dua pekan ke depan. Setelah berbicara lebih dari 1,5 jam, SBY memberi kesempatan kepada Boediono. Kontras dengan SBY yang berbicara panjang lebar, Boediono hanya bertutur kurang dari lima menit. Dia hanya menegaskan bahwa semua kebijakan berada dalam satu atap.

Setelah Boediono berbicara, SBY tak langsung menutup sesi pertama untuk jeda istirahat. Dia masih berbicara lagi lebih dari lima menit. Setelah itu, SBY baru benar-benar menutup sesi pertama.

Begitu ditutup, Panglima TNI Djoko Suyanto, Kepala BIN Sutanto, Mentan Suswono dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto langsung bergegas ke toilet. “Arus bawah, arus bawah,” ujar Djoko Suyanto. Sutanto bergegas menyusul sambil senyum-senyum.

Mendiknas M Nuh juga menyusul. Namun, toilet sudah penuh. Dia menunjuk-nunjuk toilet wanita. “Itu pasti tak ada orangnya,” kata Nuh. Belum selesai bicara, muncul Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih yang menuju toilet wanita. Setelah jeda sepuluh menit, rapat dilanjutkan dan berlangsung tertutup.(*/iro/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: