Akan ku tulis hal yang ku suka dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

menstruasi

Disusun oleh :
Jeanny Ivones
G2B008039

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2009

I.    LATAR BELAKANG
Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan biasanya dimulai saat berumur 8-10 tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15-16 tahun. Pada masa ini memang pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan cepat. Bentuk fisik mereka akan berubah cepat sejak awal peburtas dan akan membawa mereka ke dalam dunia remaja.
Pada remaja putri di awal pubertas ditandai dengan adanya proses menstruasi. Dalam proses menstruasi terjadi gejala-gejala dan kendala yang sebelumnya belum pernah dialami oleh remaja putri. Sehingga remaja putri mungkin merasa tidak bisa mengendalikan apa yang ada dalam dirinya. Terkadang bagi mereka yang belum pernah sama sekali mendapat pengetahuan tentang menstruasi baik dari pendidikan maupun lingkungan, akan menganggap bahwa menstruasi adalah penyakit dan kotor. Hal ini diperlukan pemberitahuan kepada mereka agar dapat mengurangi masalah dan mengantisipasinya lebih awal.
Oleh karena itu topik pendidikan kesehatan yang diberikan kepada remaja putri yang sedang dalam awal pubertas adalah Menstruasi. Dengan diberi pendidikan mengenai hal tersebut diharapkan kepada remaja-remaja putri agar bisa mengatasi masalah yang sering timbul pada saat bermenstruasi, serta menambah pengetahuan mereka tentang kesehatan. Khususnya tentang kesehatan reproduksi pada wanita.

II.    TUJUAN INSTRUKSIONAL
Tujuan instruksional umum :
Siswa akan mampu mendemonstrasikan cara mengatasi gejala-gejala yang sering timbul pada menstruasi. (60%)
Tujuan instruksional khusus :
1.    Siswa akan mampu menyebutkan pengertian dari menstruasi. (50%)
2.    Siswa akan mampu menjelaskan proses menstruasi. (50%)
3.    Siswa akan mampu menyebutkan gejala-gejala menstruasi dan penyebabnya. (40%)
4.    Siswa akan mampu menyebutkan hal yang tidak boleh dilakukan saat menstruasi. (65%)
5.    Siswa akan mampu mendemonstrasikan cara mengatasi gejala-gejala yang timbul. (50%)
6.    Siswa akan mampu menyebutkan cara membersihkan alat vital dan menjaga kebersihannya. (70%)
Sasaran pencapaian kompetensi : psikomotorik

III.    SASARAN
Sasaran kegiatan pendidikan kesehatan ini adalah siswa-siswa SMPN 11 Semarang.

IV.    KARAKTERISTIK SASARAN
Karakteristik sasaran kegiatan pendidikan kesehatan ini adalah siswa-siswa kelas VIII SMPN 11 Semarang.

V.    SETTING TEMPAT
PENDIDIK

VI.    WAKTU PELAKSANAAN
1.    Hari     : Sabtu
2.    Tanggal     : 13 Juni 2009
3.    Waktu     : Jam 07.50 – 08.35 WIB

VII.    METODE
1.    Penampilan audiovisual
2.    Ceramah
3.    Tanya jawab
4.    Demonstrasi

VIII.    MEDIA DAN ALAT
1.    Laptop
2.    LCD
3.    Benda asli

IX.    KEGIATAN PENDIDIKAN KESEHATAN

Tahap kegiatan    Waktu    Kegiatan pengajar    Kegiatan siswa    Metode    Media
Pembuka    5 menit    –    Salam
–    Kenalan
–    Penyampaian cakupan materi
–    Penyampaian tujuan pembelajaran    –    Menjawab salam
–    Memperhatikan    Ceramah    –
Penyuluhan    20 menit    –    Penyampaian materi
–    Mendemonstrasikan
–    Tanya jawab    –    Memperhatikan
–    Aktif bertanya     Ceramah
Demonstrasi    Laptop
LCD
Benda Asli
Penutup    20 menit    –    Evaluasi Praktek
–    Penyampaian kesimpulan
–    Mengakhiri dengan salam
–    Mendemonstrasikan
–    Memperhatikan
–    Menjawab salam    Demonstrasi

Ceramah    Benda Asli

X.    MATERI
Terlampir

XI.    KRITERIA EVALUASI
1.    Evaluasi struktural
–    Pre planning sudah dibuat
–    Media dan materi sudah dipersiapkan
2.    Evaluasi proses
–    Berjalan dengan lancar
–    Penyampaian materi sesuai jadwal
–    Peserta didik mengikuti pendidikan kesehatan dari awal sampai akhir
3.    Evaluasi hasil
Dalam waktu 45 menit siswa mampu mendemonstrasikan cara mengatasi gejala-gejala yang sering timbul pada menstruasi dan khususnya akan mampu :
–    menyebutkan pengertian dari menstruasi.
–    menjelaskan proses menstruasi.
–    menyebutkan gejala-gejala menstruasi dan penyebabnya.
–    menyebutkan hal yang tidak boleh dilakukan saat menstruasi.
–    mendemonstrasikan cara mengatasi gejala-gejala yang timbul.
–    mendemonstrasikan cara membersihkan alat vital saat menstruasi dan menjaga kebersihannya.

XII.    EVALUASI
Jenis : Demonstrasi
Bentuk : Praktek

XIII.    DAFTAR PUSTAKA
http://www.tanyadokter.com
http://www.medicastore.com
http://www.teenpages.com
http://www.wikipedia.com

I.    LAMPIRAN 1
MATERI
1.    Pengertian Menstruasi
Menstruasi adalah peluruhan ovum yang telah hancur dan membusuk serta dinding rahim (lapisan endometrium) yang akan dikeluarkan bersama darah lewat vagina. Menstruasi terjadi terus-memerus setiap bulan disebut dengan satu siklus. Menstruasi biasanya terjadi pada usia 11 tahun dan berlangsung hingga menepouse (biasanya terjadi sekitar 45-55 tahun). Normalnya menstruasi berlangsung selama 3-7hari.

2.    Proses Menstruasi
Siklus menstruasi bervariasi pada tiap wanita dan hamper 90% wanita memiliki siklus 25-30 hari dan hanya 10-15% yang memiliki panjang siklus 28 hari, namun beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur dan hal ini bisa menjadi indikasi adanya masalah kesuburan.
Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari pertama periode menstruasi , yaitu hari dimana pendarahan dimulai disebut sebagai hari pertama yang kemudian dihitung sampai dengan hari akhir. Yaitu satu hari sebelum pendarahan menstruasi berikutnya dimulai.
Seorang wanita memiliki 2 ovarium dimana masing-masing menyimpan sekitar 200.000 hingga 400.000 telur yang belum matang / folikel. Normalnya hanya satu atau beberapa sel telur yang tumbuh setiap periode menstruasi dan sekitar hari ke-14 sebelum menstruasi berikutnya, ketika sel telur tersebut telah matang maka sel telur tersebut akan dilepaskan dari ovarium kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk kemudian dibuahi. Proses pelepasan ini disebut dengan ovulasi.
Pada permulaan siklus, sebuah kelenjar didalam otak melepaskan hormone yang disebut Follicle Stimulating Hormone (FSH) kedalam aliran darah sehingga membuat sel-sel telur tersebut tumbuh didalam ovarium. Salah satu atau beberapa sel telur kemudian tumbuh lebih cepat daripada seltelur lainnya dan menjadi dominan hingga kemudian mulai memproduksi hormon yang disebut esterogen yang dilepaskan ke dalam aliran darah. Hormon esterogen bekerjasama dengan hormon FSH membantu sel telur yang dominan tersebut tumbuh dan kemudian memberi sinyal kepada rahim agar mempersiapkan diri untuk menerima sel telur tersebut. Hormon esterogen tersebut juga menghasilkan lender yang lebih banyak di vagina untuk membantu kelangsungan hidup sperma setelah berhubungan intim.

Grafik perubahan hormon

Ketika sel telur telah matang, sebuah hormon dilepaskan dari dalam otak yang disebut Luteinizing Hormone (LH). Hormon ini dilepas dalam jumlah banyak dan memicu terjadinya pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam ovarium menuju tuba falopi. Jika pada saat ini, sperma yang sehat masuk kedalam tuba falopi tersebut, maka sel telur tersebut memilki kesempatan yang besar untuk dibuahi.
Sel telur yang telah dibuahi memerlukan beberapa hari untuk berjalan menuju tuba falopi, mencapai rahim dan pada akhirnya “menanamkan diri” didalam rahim. Kemudian, sel telur tersebut akan membelah diridan memproduksi hormon Human Chorionic Gonadotrophin (HCG) yang dapat dideteksi dengan sebuah alat. Hormon tersebut membantu pertumbuhan embrio didalam rahim. Jika sel telur yang telah dilepaskan tersebut tidak dibuahi, maka endometrium akan meluruh dan terjadinya proses menstruasi berikutnya.

3.    Gejala pada Menstruasi dan penyebabnya.
Pada saat mengalami menstruasi biasanya mengalami gejala-gejala yang sangat mengganggu dan merupakan efek dari proses menstruasi. Antara lain :
a.    sindrom premenstruasi
Selama masa reproduksi, sekitar 80-90% wanita yang mengalami menstruasi mendapatkan gejala seperti seperti nyeri payudara, kembung, jerawat, dan sembelit yang menandakan awal terjadinya menstruasi, hal ini disebut molimina. Perbedaan antara molimona dengan sindroma premenstruasi tergantung kepada waktu dan keparahannya. Sindroma premenstruasi adalah gejala yang merupakan kombinasi dari fisikal distress, psikologikal, dan atau perubahan tingkah laku dimana gejala tersebut sangat parah sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Beberapa penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan antara hormon esterogen dengan sindroma premenstruasi. Gejala sindroma premenstruasi terjadi ketika terdapat penurunan kadar hormon estrogen, yaitu setelah terjadinya ovulasi (matang dan keluarnya sel telur dari indung telur). Pada penelitian didapatkan bahwa kondisi hipoesterogen (kurangnya hormon esterogen) pada wanita menepouse dapat menyebabkan kondisi depresi. Wanita dengan sindroma premenstruasi memperlihatkan gejala hot flashes (perasaan hangat di seluruh tubuh yang terutama terasa pada dada dan kepala) saat premenstruasi maupun ketika kondisi menstruasi yang sebenarnya merupakan gejala yang tipikal terjadi pada wanita menepouse.
Gejala yang timbul yaitu :
1)    Perubahan fisik
–    Sakit punggung
–    Perut kembung
–    Payudara terasa penuh dan nyeri
–    Perubahan nafsu makan
–    Sembelit
–    Pusing
–    Pingsan
–    Sakit kepala
–    Daerah panggul terasa berat dan tertekan
–    Hot Flashes (kulit wajah, leher dada tampak merah dan teraba hangat)
–    Susah tidur
–    Tak bertenaga
–    Mual dan muntah
–    Kelelahan yang luar biasa
–    Kelainan kulit (misalnya jerawat dan neurodermatitis)
–    Pembengkakan jaringan atau nyeri persendian
–    Penambahan berat badan
2)    Perubahan suasana hati
–    Mudah marah
–    Cemas dan depresi
–    Mudah tersinggung
–    Gelisah
–    Sebentar sedih, sebentar gembira
3)    Perubahan mental
–    Kalut
–    Sulit berkonsentrasi
–    Pelupa

b.    Nyeri saat menstruasi
Nyeri perut yang berasal dari kram rahim saat terjadi menstruasi disebut dismenore. Disebut dismenore primer jika tidak ditemukan penyebab yang mendasarinya dan dismenore sekunder jika penyebabnya adalah kelainan kandungan. Dismenore primer sering terjadi, kemungkinan lebih dari 50% wanita mengalaminya dan 15% diantaranya mengalami nyeri pada saat menstruasi yang hebat. Biasanya dismenore primer timbul pada remaja, yaitu sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertama.
Nyeri pada dismenore primer diduga berasal dari kontraksi rahim yang dirangsang oleh prostaglandin. Nyeri dirasakan semakin hebat ketika bekuan atau potongan jaringan dari lapisan rahim melewati serviks (leher rahim), terutama jika saluran serviksnya sempit. Faktor lainnya yang bisa memperburuk dismenore adalah rahim yang menghadap ke belakang (retroversi), kurang berolahraga, dan stress psikis atau stress social.
Pertambahan umur dan kehamilan akan menyebabkan menghilangnya dismenore primer. Hal ini diduga terjadi karena adanya kemunduran saraf rahim akibat penuaan dan hilangnya sebagian saraf pada akhir kehamilan.
Pebedaan beratnya nyeri saat mentruasi tergantung kepada kadar prostaglandin. Wanita yang mengalami dismenore / nyeri menstruasi memilki kadar prostaglandin yang 5-13 kali lebih tinggi dibandingkan dengan wanita yang tidak mengalami dismenore. Dismenore sangat mirip dengan nyeri yang dirasakan oleh wanita hamil yang mendapatkan suntikan prostaglandin untuk merangsang persallinan.
Dismenore sekunder lebih jarang ditemukan dan terjadi pada 25% wanita yang mengalami dismenore. Dismenore sekunder seringkali timbul pada usia 20 tahun. Penyebab dari dismenore sekunder adalah Endometriosis antara lain fibroid, adenomiosis, peradangan tuba falopi, perlengketan abnormal antara organ didalam perut, dan pemakaian IUD.
Dismenore menyebabkan nyeri pada perut bagian bawah, yang bisa menjalar ke punggung bagian bawah dan tungkai. Nyeri dirasakan sebagai kram yang hilan-timbul atau sebagai nyeri tumpul yang terus menerus ada. Biasanya nyeri mulai timbul sesaat sebelum atau selama menstruasi, mencapai puncaknya dalam waktu 24 jam dan setelah dua hari akan menghilang. Dismenore juga sering disertai oleh sakit kepala, mual, sembelit, atau diare dan sering berkemih. Kadang sampai terjadi muntah.

4.    Hal yang tidak boleh dilakukan saat Menstruasi
Sebelumnya, dalam masyarakat terdapat kepercayaan mengenai menstruasi yang sudah terlanjursusah untuk dihilangkan, antara lain :
a.    Menstruasi membuat tubuh menjadi lemah
Hasil penelitian menyebutkan bahwa darah menstruasi yang keluar banyaknya kira-kira hanya 150ml atau sekitar empat sampai enam sendok saja. Jadi tidak benar kalau tubuh akan menjadi lemas hanya karena sedang menstruasi.
b.    Sedang menstruasi berarti sakit
Justru sebaliknya, menstruasi adalahproses alami yang dialami oleh setiap perempuan produktif. Menstruasi berarti perempuan tersebut sehat dan system reproduksinya bekerja dengan normal sebagaimana mestinya.
c.    Ingin menstruasinya lancar, sering-seringlah minum softdrink
Banyak yang percaya selain memperlancar keluarnya darah, minum softdrink juga dapat mengurangi rasa sakit perut. Sebenarnya belum ada penelitian khusus mengenai hal ini. Sakit tidaknya perut saat menstruasi atau lancar tidaknya darah menstruasi yang keluar semua itu dipengaruhi oleh hormon serta faktor psikis seseorang.
d.    Memakai pembalut saat menstruasi bisa menyebabkan kemandulan
Secara medis justru merupakanmetode selama masa menstruasi agar tetap bersih dan tidak lembab. Pada dasarnya semua pembalut iyu sehat, tetapo sebagaian perempuan ada yang juga mengalami alergi dan iritasi. Hal ini dikarenakan sensitivitas organ kelamin setiap perempuan berbeda. Oleh karena itu disarankan agar saat menstruasi mengganti pembalut sesering mungkin (idealnya setiap 4 jam), terutama ketika sedang banyak-banyaknya keluar darah menstruasi dan setelah buang air kecil atau besar.
e.    Saat menstruasi dilarang berenang
Selama memakai pembalut dan tidak merasa risih, berenang saat menstruasi boleh-boleh saja dilakukan. Dan inisama sekali tidak berpengaruh pada kesehatan. Sebagai saran, jika perut merasa kram, barulah hentikan aktivitas berenang.

f.    Menstruasi yang normal itu lamanya pasti seminggu
Tentu saja pendapat salah. Setiap perempuan pasti memiliki masa menstruasi yang berbeda dan tidak selalu harus tujuh hari. Perempuan yang memiliki masa menstruasi tiga, empat atau lima hari maíz dianggap normal.
g.    Jangan minum es saat menstruasi
Sesungguhnya air dingin tidak berpengaruh pada menstruasi. Terutama efek menghambat aliran darah, selama tidak merasakan sakit ataupun perut kembung, minum air es sah-sah saja.
Dan berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat menstruasi adalah :
a.    Berhubungan seksual
Secara medis dan agama hubungan seksual dilarang keras, karena dapat menyebabkan infeksi. Tidak menutup kemungkinan bahwa saat menstruasi organ kelamin wanita banyak terdapat kuman. Bahaya sudden death juga dapat terjadi, karena banyak pembuluh darah yang membuka dan apabila udara luar masuk saat berhubungan sampai ke jantung bisa mengalami kematian mendadak.
b.    Olahraga berat
Banyaknya pembuluh darah arteri yang terbuka saat haid dapat menyebabkan perlukaan. Seorang perempuan yang sedang mengalami menstruasi dan melakukan olahraga dikhawatirkan akan mengalami pendarahan berat. Memang tidak semua olahraga dapat menyebabkan hal tersebut, tapi sebaiknya sesuaikan olahraga dengan kondisi tubuh. Perempuan dengan kondisi tertentu bisa jadi akan mengalami pendarahan berat ketika memaksakan diri bersenam aerobik saat haid.
Secara umum pun, perempuan yang sedang menjalani siklus bulanannya akan merasa lebih lemas, dan beberapa bahkan menderita nyeri perut, mual, pinggang pegal-pegal, pening, dan bahkan ada yang sampai pingsan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengurangi porsi olahraga yang cukup berat.

c.    Terbelenggu mitos
Karena kepercayaan di masyarakat yang salah dan terlanjur sulit untuk dihilangkan, sebaiknya tidak dituruti jika tidak masuk akal. Misalnya kepercayaan pada orang jawa jaman dahulu bahwa darah yang pertama keluar saat menstruasi, dapat membut wajah lebih halus bila diusapkan pada wajah. Padahal hal tersebut keliru, justru darah yang keluar saat menstruasi adalah darah kotor dan anyak mengandung kuman.

5.    Mengatasi gejala saat Menstruasi
Untuk mengurangi beberapa kondisi yang tidak nyaman menjelang SPM, coba lakukan beberapa hal di bawah ini :
1)    Buatlah semacam diary atau jurnal yang mencatat kapan gejala-gejala itu muncul. Dengan demikian, kita mempunyai patokan waktu yang tepat untuk mengatasinya.
2)    Agar sehat, makanlah sedikit tetapi sering. Jika menderita konstipasi, konsumsilah bahan makanan yang mengandung banyak serat.
3)    Saat sedang minum obat diuretik, biasanya akan lebih sering buang air kecil yang memungkinkan mineral penting ikut terbuang. Karena itu, tambah makanan yang mengandung potassium (buah, makanan laut, kacang-kacangan), juga makanan, minuman ekstra atau suplemen yang mengandung vitamin B dan C.
4)    Untuk mengurangi terjadinya penumpukan cairan, sebisa mungkin kurangi garam dalam makanan. Garam bisa menyerap air dan hal ini dapat meningkatkan pembengkakan.
5)    Perbanyak waktu istirahat untuk menghindari kelelahan. Selain itu cobalah menghindari situasi yang bisa membuat stres.
6)    Coba bicarakan perasaan Anda kepada sahabat yang dapat percaya dan dapat mendengarkan keluhan Anda. Pastikan pula keluarga tahu mengenai kondisi Anda.
7)    Cobalah minum beberapa ramuan tumbuhan tertentu yang telah terbukti membantu meningkatkan kesehatan wanita, misalnya kunyit asam, dan lain-lain.
8)    Untuk mengatasi rasa nyeri yang hebat, seperti dysmernorrhoea, cobalah aspirin untuk meringankannya.
9)    Cobalah lakukan olahraga seperti berenang dan berjalan kaki. Tarik nafas dalam-dalam lalu buang secara perlahan juga dapat membantu Anda meringankan rasa tidak nyaman. Juga, tak ada salahnya mencoba melakukan relaksasi.
10)    Pencegahan PMS (sindrom pra-menstruasi) dapat dilakukan melalui diet yang tepat dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
11)    Batasi kosumsi makanan tinggi gula, tinggi garam, daging merah(sapi dan kambing), alkohol, kopi, teh, coklat, serta minuman bersoda.
12)    Kurangi rokok atau berhenti merokok.
13)    Batasi konsumsi protein (sebaiknya sebanyak 1,5 gr/kg berat badan per orang).
14)    Meningkatkan konsumsi ikan, ayam, kacang-kacangan, dan biji-biji-bijian sebagai sumber protein.
15)    Batasi konsumsi makanan produk susu dan olahannya (keju, es krim, dan lainnya) dan gunakan kedelai sebagai penggantinya.
16)    Batasi konsumsi lemak dari bahan hewani dan lemak dari makanan yang digoreng.
17)    Meningkatkan konsumsi sayuran hijau.
18)    Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung asam lemak esensial linoleat seperti minyak bunga matahari, minyak sayuran.
19)    Konsumsi vitamin B kompleks terutama vitamin B6, vitamin E, kalsium, magnesium juga omega-6 (asam linolenat gamma GLA).
Di samping diet, perhatikan pula hal-hal berikut ini untuk mencegah munculnya PMS:
1)    Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur.
2)    Menghindari dan mengatasi stres.
3)    Menjaga berat badan. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko menderita PMS.
4)    Catat jadwal siklus haid Anda serta kenali gejala PMS-nya.
5)    Perhatikan pula apakah Anda sudah dapat mengatasi PMS pada siklus-siklus datang bulan berikutnya.
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan saat mengalami gejala menstruasi. Saat nyeri menstruasi, ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti memperbanyak minum air hangat. Perut bagian bawah sampai batas bawah perut di kompres dengan botol atau kantung yang diisi dengan air hangat, atau bagian yang merasa sakit dikompres dengan botol atau kantung berisi air hangat. Relaksasi dengan beristirahat sejenak dan tidak memikirkan bagian yang nyeri.

6.    Cara Membersihkan Alat Kelamin Terutama pada Saat Menstruasi
Alat kelamin wanita atau vagina mempunyai mekanisme pembersihan sendiri dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan di sekitarnya. Keseimbangan bisa terganggu kalau pemiliknya jorok. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat vagina dan menjaganya agar tetap bersih dan terasa nyaman serta mempertahankan derajat keasaman vagina antara lain 7,1-7,3 antara lain.
1)    Sesering mungkin mengganti pembalut, terutama saat menstruasi. Darah yang keluar bisa menjadi media tumbuhnya kuman.
2)    Saat membersihkan vagina, bilas dari arah depan ke belakang. Hal ini untuk menghindari terbawanya kuman dari anus ke vagina. Lebih baik air untuk membersihkan langsung ditadah dari keran biasa atau dengan keran semprot. Air yang terkumpul di ember atau bak mandi bisa saja terkontaminasi air kencing orang lain, spora, jamur, atau kuman.
3)    Bila menggunakan kertas tisu, Anda harus hati-hati. Lendir dan air memang terserap, tetapi hendaknya diingat bahwa tidak semua tisu terjamin kualitasnya. Tisu yang terbuat dari serbuk kayu ada yang tercemar jamur kalau proses pembuatannya kurang baik.
4)    Jaga organ intim agar tidak lembab setelah buang air kecil atau buang air besar. Bilas vagina sampai bersih, kemudian keringkan sebelum memakai celana dalam. Usahakan agar daerah kemaluan dan selangkangan selalu kering lebih-lebih bagi yang bertubuh gemuk. Suasana lembab sangat disukai jamur.
5)    Gantilah celana dalam sekurang-kurangnya dua sampai tiga kali sehari.
6)    Sebaiknya tidak mengenakan celana terlalu ketat, berbahan nilon, jins, dan kulit. Pakai celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat.
7)    Panty liner sebaiknya hanya digunakan antara 2-3 jam.
8)    Jangan biarkan celana basah atau lembab karena memberi peluang tumbuhnya jamur.
9)    Bagi wanita yang pernah melahirkan dan berhubungan seks, setidaknya lakukan pap smear sekali setahun. Untuk mereka yang sudah menopause, lakukan 2-3 tahun sekali.
10)    Jaga berat badan normal. Jangan sampai kegemukan karena menyebabkan vagina tertutup lipatan lemak sehingga lembab.
11)    Jaga kesehatan tubuh secara umum dengan mengasup makanan bergizi seimbang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: